• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Rakercab III, PC GP Ansor Jepara Soroti Kinerja Banser

    Senin, 27 Januari 2020, 7:52:00 PM WIB Last Updated 2020-01-27T12:52:00Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     
    rapat-kerja-cabang-ke-3-pc-gp-ansor-jepara
    Syamsul Anwar saat mengevaluasi kinerja Ansor Jepara, (foto : Salim)

    Jepara, biliksantri.com - Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Jepara melaksanakan Rapat Kerja Cabang (RAKERCAB) ke-3 di gedung MWC NU Tahunan, komplek Kampus UNISNU Jepara pada Minggu (26/1/2020) kemarin. 

    Rakercab ini bersamaan dengan pelantikan anggota PC dan Badan Ansor Anti Narkoba (BAANA) yang pertama kalinya. Acara dihadiri oleh  anggota pimpinan ranting, pimpinan anak cabang hingga pimpinan cabang gerakan ansor se-Kabupaten Jepara.

    Ketua PC Ansor jepara, Syamsul Anwar menegaskan akan mengevaluasi organisasi Ansor selama dua tahun berjalan terutama di sektor Banser. Sektor yang lemah harus segera dibenahi untuk berjalannya organisasi ke depan yang lebih baik.

    "Ayo kita latih mental Banser, kalo ada kader baik segera kita angkat," katanya.

    Samsul berharap ada kontrol dan tanggung jawab organisasi bersama, sehingga kedepan sesuai dengan perencanaan. Karena ia merasa kepengurusan dulu berjalan tanpa perencanaan. Sekarang sudah mulai untuk mengajak anggota-anggota cabang maupun ranting untuk ikut melakukan rapat kerja.

    “Bayangkan tanpa perencanaan kita hanya pada mayoritas saja, tanpa mengoptimalkan organisasi,” tegasnya.

    Hal yang sama juga disampaikan oleh KH. Hayatun Abdullah Hadziq selaku Ketua Tanfidziah PCNU Jepara. Ia mengatakan selain dalam hal kesatuan, kader Ansor memang harus berani merubah mindset.

    Menurutnya, dulu anggota memakai seragam Ansor Banser saja malu, namun sekarang Jepara sudah berseragam Ansor semuanya.

    "Ini yang perlu diapresiasi," kata Mbah Yatun dengan semangat.

    Ia menilai banyak yang harus diperbaiki dan diluruskan terkait organisasi Ansor. Sehingga tidak mengecewakan anggota, organisasi, hingga masyarakat. Mbah Yatun juga menghimbau agar berhati-hati membawa organisasi yang suci ini. Jangan sampai ketika sudah di atas, tiba-tiba terjerat kasus korupsi yang merugikan organisasi hingga masyarakat.

    "Maka dari itu kita harus bersatu," pungkasnya.

    Penulis: HDR/Lim
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya