• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    IPPNU Dianggap Bantu Negara Entaskan Pendidikan Perempuan

    Selasa, 17 Maret 2020, 7:09:00 AM WIB Last Updated 2020-03-18T18:18:53Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
    Fathan saat menjelaskan dedikasi perempuan untuk kepentingan masyarakat luas
    Kudus, biliksantri.com - Perempuan diharapkan dapat memberi manfaat lebih banyak kepada bangsa dan negara. Selain urusan rumah tangga, perempuan juga harus andil dalam membantu kepentingan masyarakat luas dalam bidang ekonomi, pendidikan, budaya dan agama.

    Hal itu mengemuka dalam Seminar Pelajar Perempuan bertema "Menata Diri Menjadi Pelajar Putri yang Berdedikasi" di Aula Gedung Mubarokfood Cipta Delicia, Kota Kudus, Ahad (14/03/2020).

    Hadir dalam acara tersebut Anggota DPR RI F-PKB Drs. H. Fathan Subchi, Dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Kudus Dr. Siti Malaiha Dewi, M.Si dan Wakil Ketua PC Lesbumi NU Kudus Muchammad Zaini.

    Dalam kesempatan itu, Fathan menjelaskan perjuangan perempuan dalam lingkup Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Menurutnya organisasi itu sejak dulu telah banyak membantu negara dalam mengentaskan pendidikan kaum perempuan. Sampai sekarang, kesadaran perempuan untuk mengenyam pendidikan semakin meningkat dengan wadah serta visi misi yang jelas. Semboyan belajar, berjuang dan bertaqwa digadang mampu menghidupkan tiga pilar utama yaitu agama, bangsa dan negara.

    Oleh karenanya, pelajar perempuan Nahdlatul Ulama harus cerdas dan memiliki kompetensi serta pandangan yang maju agar tak tergilas oleh ganasnya zaman.

    "Untuk itu perlu dorongan lebih agar bisa mengakses pendidikan tinggi, bisa lewat beasiswa yang disediakan pemerintah maupun swasta agar semakin berdaya," imbuh Fathan.

    Senada dengan itu, Siti Malaiha Dewi juga mengungkapkan pentingnya pemberdayaan perempuan di semua bidang. Terlebih tak jarang perempuan justru lebih cakap dan teliti meski mengerjakan banyak hal.

    "Coba itu lihat ibu-ibu kita, meski sambil mengasuh anak masih bisa mengerjakan pekerjaan rumah, melayani suami dan sebagainya," ujarnya.

    Sayangnya, dedikasi yang sedemikian besarnya, tak banyak yang menghargai kiprah perempuan. Meski demikian, Malaiha tetap berpesan agar perempuan generasi muda ini bisa percaya diri dan tidak takut terhadap segala tantangan.

    "Harus tetap berjuang dan tunjukkan bahwa kita mampu dalam semua bidang," ujarnya memotivasi.

    Sementara itu, Wakil Ketua Lesbumi NU Kudus Muchammad Zaini lebih menyarankan agar perempuan generasi milenial NU mampu memberi teladan bagi pelajar yang lain dengan berpegang pada ideologi dan nalar keagamaan yang baik. Serta percaya diri menciptakan budaya baru yang positif ditengah merebaknya budaya-budaya negatif akibat media sosial.

    "Manfaatkan media sosial itu untuk menciptakan inspirasi dan gerakan budaya positif. Bukan malah terseret arus negatif tik-tok, misalnya," kata Zaini.

    Acara ini dimoderatori oleh Pengurus PP IPPNU Septianti dan dihadiri kurang lebih dari 200-an pengurus dan anggota IPPNU dari tingkatan anak cabang, ranting dan komisariat Se-Kabupaten Kudus.

    (Rid/If/Lim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya

    NamaLabel

    +