• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Puisi Puisi Bara Matari eL Wahyu

    Senin, 23 November 2020, 5:50:00 AM WIB Last Updated 2020-11-22T22:50:09Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Puisi pernah bersama mu


    Pernah
    Ku temukan perjalanan terhebat
    Sepanjang hidupku
    Dalam terjalnya
    Bila tidak bergandeng tangan
    Mungkin aku sudah binasa di jurang
    Tergelincir si tebing
    Ditemukan jasadku

    Sudah
    Kau tebak itu pasti dengan dirimu ?
    Hampir tepat jawabanmu
    Tetapi salah.
    Itu sisi alami kamu di masa lalu
    Saat ini
    Aku bersama daging yang sama
    Tapi tak ku kenali jiwanya

    Lalu bagaimana


     

    Puisi persangkaan malam


    Dikiranya malam itu menakutkan
    Gulita nya menyimpan pedih
    Dingin malam sering di isi oleh tangisan kecewa
    Suara anak anak hilang mencari bapaknya
    Tidak di danai mereka
    Kecukupan welas orang tua
    Nyatanya,
    Menghirup udara pada saat itu
    Paling menenangkan
    Masih perlukah lagi kau ajukan ketidak percayaan mu

     

     

    Mencapai semua kesalahan


    Dari bathinmu, jua rahim ibu
    Sebuah peringatan lahir
    Agar pusaka tidak jauh jauh dari wadahnya
    Membakar semua dimusim kemarau

    Sebelum asi menjadi siap untuk dipetik
    Tersemainya benih benih
    Bukan suratan. Melainkan telah kamu usahakan

    Sepertiga malam yang kacau balau
    Peringatan kematian sering kali kau abaikan
    Namun pada puisi,
    Tanganmu terampil merangkai imaji

    Ingin berkesudahan aran
    Tidak menemukan paran.

    Tiada umpama tembok atau benih
    Tanaman atau homo erektus
    Perdu atau hiasan
    Tatapan matamu masih saja sayu. Lemah.
    Aku tahu engkau lelah


    27 januari 2020





    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya