Hadirkan Inovasi Olahan Ikan, Stand Karang Tengah Curi Perhatian Pengunjung Ekspo Demak
![]() |
| Dokomentasi Bersama |
DEMAK, Biliksantri.com — Gelaran Ekspo Demak 2026 resmi dibuka di Gedung Olahraga (GOR) Demak. Ajang tahunan ini menjadi wadah unjuk gigi bagi sekitar 190 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Demak dengan menampilkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari kuliner khas, kerajinan tangan, hingga olahan pangan kreatif.
Acara pembukaan dihadiri langsung oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Demak yang dipimpin oleh Bupati Demak, Dr. Hj. Eisti'anah, S.E. Dalam sambutannya, pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk terus mendorong kapasitas dan daya saing produk lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Langkah ini dinilai strategis guna memperkuat fondasi perekonomian kerakyatan berbasis potensi daerah. Di tengah riuhnya suasana pameran, stand Kecamatan Karangtengah menjadi salah satu titik yang banyak dikunjungi warga. Pengelolaan stand ini dipercayakan kepada tim mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Walisongo Semarang yang bertugas memfasilitasi pelayanan pengunjung sekaligus mempromosikan produk-produk lokal secara interaktif dan informatif.
Stand Karangtengah menghadirkan beragam produk pangan kreatif, salah satunya dari lini usaha Kaila Cake & Snack. Usaha yang dirintis sejak 2014 ini menampilkan inovasi olahan ikan seperti stik ikan, egg roll, hingga aneka produk frozen food yang telah mengantongi izin P-IRT dan sertifikasi halal. Pemilik usaha, Sari, mengungkapkan bahwa perjuangan merintis bisnis ini dilandasi niat yang tulus.
"Saat pertama kali membuka usaha, niat utama saya adalah mengumpulkan uang untuk memberangkatkan kedua orang tua umrah. Alhamdulillah, dari hasil jualan ini target pertama tersebut sudah terwujud," ungkap Sari saat ditemui di sela-sela pameran.
Perkembangan pesat sektor UMKM di wilayah Karangtengah juga mendapat perhatian penuh dari pengurus forum lokal. Perwakilan Forum UMKM Kecamatan Karangtengah, Husni Mubarak, menekankan pentingnya wadah bersama bagi pelaku usaha untuk saling menguatkan dan memperluas jangkauan pemasaran.
"Dengan kita ikut dengan UMKM, ada acara-acara seperti ini misal, nah produk kita bisa dipajang. Kita lebih bisa menggaet konsumen-konsumen yang lebih luas, seperti itu. Jadi manfaatnya kita ikut UMKM, forum, kita lebih bisa maju ke depannya," jelas Husni.
Husni juga mengajak masyarakat untuk membiasakan gerakan saling dukung dalam kehidupan sehari-hari demi menjaga keberlanjutan ekonomi warga.
"Kita harus warga bantu warga. Kita harus saling jaga dengan cara sirkulasi perekonomian itu sebisa mungkin berjalan di lingkup terkecil kita. Dengan kita membantu membeli pedagang kecil, sirkulasi perekonomiannya bisa berputar dengan baik," tambahnya.
M.Zainur Rahman As-Suhaily selaku koordinator devisi ekraf menyampaikan bahwa Kehadiran mahasiswa kkn posko 73 di pameran ini tidak sekedar untuk memenuhi tugas pengabdian, melainkan menjadi komitmen nyata untuk mendampingi dan memfasilitasi pelaku UMKM Karangtengah khususnya karangtowo agar produk lokal mereka semakin dikenal luas.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi mitra strategis dalam menggerakkan roda perekonomian kreatif serta memajukan potensi desa secara berkelanjutan.” ujar Zain
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan akademisi, Ekspo Demak 2026 diharapkan dapat menjadi stimulus positif bagi pergerakan ekonomi masyarakat serta memperkuat posisi UMKM sebagai pilar utama perekonomian daerah.
Penulis : Utari Cahya Ningsih


Posting Komentar untuk "Hadirkan Inovasi Olahan Ikan, Stand Karang Tengah Curi Perhatian Pengunjung Ekspo Demak"