• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    4 Adab Niat dalam Bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW

    Sabtu, 07 November 2020, 9:16:00 AM WIB Last Updated 2020-11-07T02:16:32Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     

    Biliksantri.com - Sholawat merupakan salah satu ibadah ghoiru mahdhoh dalam Islam. Ibadah yang sangat dianjurkan oleh guru kepada muridnya adalah sholawat kepada Nabi Muhammad saw, karena tidak ditolak oleh Allah SWT. Ini adalah salah satu dari sekian banyak keistimewaan sholawat yang tidak dimiliki oleh amalan lainnya.

    Sholawat sering menjadi washilah bagi orang-orang yang punya hajat, mulai hal kebutuhan, cita-cita, pekerjaan, kesembuhan hingga masalah jodoh. Hal lumrah dan dianjurkan oleh guru-guru kepada muridnya dengan washilah melalui sholawat. Meski demikian, dalam bersholawat harus tetap memperhatikan adab yang jarang diperhatikan orang banyak.

    Menurut Kyai Haji Machrus Aly Lirboyo yang disampaikan Kyai Akhid Turmudzi, dalam ngaji rutinan maulid albarjanji dan wasoya malam Rabu di kediaman beliau (3/11). Ada empat niat yang harus terpenuhi terlebih dahulu sebelum washilah melalui sholawat.

    "Ada 4 niat wajib yang harus dipenuhi oleh santri kalau mau washilah melalui sholawat kepada Nabi Muhammad Saw, agar hajatnya diijabah oleh Allah SWT" ujarnya.

    Yi Akhid juga menambahkan, sebelum membaca sholawat harus difarogh (dikosongkan) hatinya. Hajatnya ditaruh sebelum membaca sholawat dan niat membaca sholawat. Jangan saat membaca sholawat justru memikirkan hajatnya, seyogyanya fokus meresapi arti sholawat dengan kerendahan hati kita.

    "Enggak salah kita punya hajat lewat sholawat, opo awake dewe iki itungan marang Kangjeng Nabi SAW, moco sholawat ngarep hajat kita terpenuhi, tapi haknya Kanjeng Nabi saw belum kalian terpenuhi,".

    Empat niat dan hak Nabi Muhammad SAW diantaranya, pertama niatkan melaksanakan perintah Allah yang ada dalam Al-Ahzab ayat 56. Kedua niat membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, membayar haknya beliau. Ketiga, niat membaca sholawat mengharap syafa'at beliau. Keempat, niat washilah apa yang jadi hajatnya, sebab sholawat washilatul udzmah. Setelah semua niat tersampaikan baru membaca sholawat dengan meresapi artinya dengan kerendahan hati. Jangan saat membaca sholawat memikirkan hajatnya dan membayangkan terkabulkan, jangan memikirkan masalahnya terselenggaranya.

    Abuhai/Lim

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya