Sinergi Pemberdayaan dan Ekoteologi, KKN 019 UIN Sunan Kudus Resmi Diterjunkan di Desa Kuwukan
![]() |
| Dokumentasi bersama |
KUDUS, Biliksantri.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 019 Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kudus resmi diterjunkan di Balai Desa Kuwukan, Senin (3/8/2026). Mengusung tema "Pemberdayaan Potensi Desa dan Ekoteologi", penerjunan ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Melalui program ini, para mahasiswa siap berkolaborasi dengan warga untuk mendorong kemajuan desa yang berkesinambungan serta selaras dengan prinsip kelestarian lingkungan.
Acara pembukaan dan serah terima mahasiswa yang berlangsung pada Selasa pagi ini dihadiri oleh jajaran perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota KKN 019.
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN 019, Muhamad Hasan Asyadily, M.Ud., secara resmi menyerahkan kelompok mahasiswa bimbingannya kepada pihak desa. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kolaborasi gagasan antara disiplin ilmu akademis dengan kearifan lokal masyarakat.
"Tema pemberdayaan desa yang dipadukan dengan ekoteologi ini sengaja kami angkat karena isu lingkungan kini menjadi tanggung jawab bersama, termasuk dari kacamata teologis. Kami berharap mahasiswa KKN 019 dapat mengedukasi masyarakat bahwa menjaga keseimbangan alam adalah manifestasi dari keimanan, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa melalui potensi yang sudah ada," ujar Muhamad Hasan Asyadily.
Kedatangan rombongan KKN ini disambut dengan tangan terbuka oleh Kepala Desa Kuwukan, Sularno. Ia menyatakan bahwa tema yang dibawa sangat sejalan dengan visi dan kebutuhan Desa Kuwukan saat ini.
"Kami mewakili seluruh warga desa mengucapkan selamat datang kepada adik-adik mahasiswa UIN Sunan Kudus. Desa Kuwukan ini memiliki banyak potensi yang masih bisa dikembangkan secara optimal. Harapan kami, di bawah bimbingan DPL dan semangat para mahasiswa, program-program yang dijalankan nanti bisa membawa dampak positif yang nyata, meningkatkan ekonomi warga, namun tetap menjaga lingkungan alam kita agar tetap asri," ungkap Sularno.
Di sisi lain, Koordinator Desa (Kordes) KKN 019, Dickha Achmad Fachriza, menegaskan komitmen timnya untuk terjun langsung dan membaur bersama masyarakat. Ia memaparkan bahwa program kerja yang telah dirancang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik dan ekonomi, tetapi juga pembangunan kesadaran spiritual terkait lingkungan.
"Kami hadir di sini bukan untuk menggurui, melainkan untuk belajar dan bekerja sama dengan warga Desa Kuwukan. Selama sebulan ke depan, kami akan fokus pada optimalisasi produk lokal dan UMKM desa, sekaligus mengadakan kampanye serta aksi nyata kebersihan lingkungan yang dibalut dengan pendekatan nilai-nilai agama," papar Dickha di hadapan para hadirin.
Acara pembukaan KKN ini berjalan lancar dan ditutup dengan doa bersama, menandai langkah awal sinergi antara akademisi dan masyarakat. Melalui perpaduan visi pemberdayaan ekonomi dan pelestarian lingkungan berbasis spiritual (ekoteologi), kehadiran KKN 019 UIN Sunan Kudus diharapkan mampu meninggalkan rekam jejak pengabdian yang berdampak panjang bagi kesejahteraan Desa Kuwukan.
Pengirim : Nailah Farasifa
Mahasiswi UIN Sunan Kudus


Posting Komentar untuk "Sinergi Pemberdayaan dan Ekoteologi, KKN 019 UIN Sunan Kudus Resmi Diterjunkan di Desa Kuwukan"