Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menyamak Kulit Binatang

 
cara-mudah-menyamak-kulit-binatang
Proses Menyamak Kulit Binatang (foto : kampoengkulit.com)

biliksantri.com - Perlu kita pahami, bangkai adalah binatang yang mati dengan tanpa penyebelihan secara syar’i. Oleh karena itu, ketika manusia meninggal bukan merupakan bangkai, karena bukan binatang. Tetapi biasa kita sebut sebagai mayit.

Hukum daging bangkai ialah haram untuk dimakan. Meski demikian, Islam memberikan alternatif agar binatang tidak menjadi mubazir.

Adapun caranya yaitu dengan memanfaatkan kulit binatang atau dalam fiqih disebut dengan cara menyamak.

Dalam KBBI menyamak adalah memproses kulit binatang agar menjadi berwarna, tahan lama, dan halus. Kulit bangkai bisa suci ketika disamak, baik bangkai binatang yang halal dan haram dimakan dagingnya.

Tatacara menyamak yaitu menghilangkan cairan atau sisa-sisa daging yang menempel di kulit. Adapun salah satu caranya adalah dengan merendam kulit tersebut dengab menggunakan sesuatu yang asam. Walaupun sesuatu yang asam tersebut merupakan benda najis, seperti kotoran burung. Kalau pada zaman sekarang, lebih banyak menggunakan kapur barus.

Adapun menyucikan kulit anjing, babi, dan peranakan keduanya dengan sesamanya atau dengan binatang suci, maka kulitnya tidak bisa suci dengan disamak. Kita tahu bahwa tulang dan bulu bangkai itu najis, begitu juga bangkai itu sendiri.

Mus/Lim

Posting Komentar untuk "Cara Menyamak Kulit Binatang"

Berlangganan via Email