Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi - Puisi Fahrizal Aminuddin ; Senja dan Fiksi


FIKSI


Kamu terlalu fiksi untuk bisa benar-benar bisa kujadikan visi
Ibarat diksi, tak satupun kalimat akan cocok bila ada kamu diantaranya mengisi

Dari dulu hingga kini
Sejak bumi giat merotasi sampai lelah berevolusi
Dan mungkin sampai semua tatanan didunia ini berhenti
Kamu akan tetap menjadi fiksi

Indah dibayangan namun tidak dalam kenyataan.
Tapi, meski  kamu hanya ada didalam angan, setidaknya itu menenangkan

Cepat, lekas temui aku dalam perenungan, datanglah menyerupa wanita yang berkebahagiaan
Jangan tunjukkan bahwa didasar hatimu ada kerak kepedihan.
sebab aku tak ingin kisahku rusak juga didunia khayalan.

Ri. 2020

SENJAKU


Mengusik dalam lantunan rindu
Dalam khayal aku adalah senjamu
Aku keindahan yang kau tunggu
Aku pundak ternyaman tempat bersandarmu
Aku adalah obyek terbaik untuk lepas penatmu.

Kau selalu menanti kehadiranku
Walau tak setiap saat bisa kau nikmati keindahanku
Terkadang, gelapnya awan menjadi sekat antara matamu dan rupa ronaku
Belum lagi hujan yang merusak bentuk fisikku
Atau malam yang selalu menjadi jeda pertemuanku dengan dirimu.

Aku tak tau apa yang membuatmu sebegitu mencintai senja dengan singkatnya waktu
Dibandingkan esok yang panjang untuk menemukan bahagiamu
Senja hanya milikmu
Tetap disudut itu
Lihat aku dan nikmati selagi kau mampu.

Ri. 2017



Penulis adalah Fahrizal Aminuddin, Pemuda Asli desa Pancur, Mayong Jepara

Posting Komentar untuk "Puisi - Puisi Fahrizal Aminuddin ; Senja dan Fiksi "

Berlangganan via Email