• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Puisi Khoirul Latif; Kacamata Mas Soewardi

    Senin, 04 Mei 2020, 9:08:00 PM WIB Last Updated 2020-05-09T01:41:16Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini


     

    Kacamata Mas Soewardi

     

    Sebelum Mas Soewardi tiada
    Beliau mewariskan
    Sebuah kacamata
    Kacamata sederhana
    Yang kerap ia pakai
    Untuk membaca anak cucunya
    Dari balik jendela
    Dalam perenungannya

    Mas Soewardi berwasiat
    Supaya menjaga benar kacamata itu
    "Sepasang mataku, tengah belasan tahun merekam ketertinggalan pandangan hidup dan  ketidakseimbangan pendidikan. Dan kacamata itu,membantuku memetakan arah kemajuan", ucapnya

    Semenjak keturunannya
    Mewarisi kacamata itu
    Pandangan mereka jauh lebih tajam dan terarah
    Dari jarak dekat maupun sejauh penglihatan mata
    Kebodohan yang terhapus perlahan
    Kepandaian yang terus berkembang.
    Dan segala hal baik yang menata pikiran.

    Pada musim-musim yang tak lagi teratur
    Kacamata itu kian terlupakan
    Menjadi benda bersejarah di museum waktu
    Yang sesekali di Bulan Mei
    Dibersihkan dan dikenang
    Pada sebuah perayaan
    Dan perlahan hilang di hari-hari kemudian

    Anak cucunya lebih menyukai kacamata baru
    yang entah mereka pungut dari mana
    Namun tak pernah akurat lensanya dengan mata
    Hingga pandangan-pandangan mereka,
    Blur dan rentan menjatuhkan.

    Kacamata Mas Soewardi adalah buah pikiran
    Falsafah dari seorang pionir pendidikan.
    Ing Ngarso Sung Tulodho
    Ing Madyo Mangun Karso
    Tut Wuri Handayani


    Demak, 02 Mei 2020

    Penulis adalah Khoirul Latif, Lahir di Demak, 11 Desember 1994 . Seorang pedagang kaki lima yang tengah belajar berpuisi

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya

    NamaLabel

    +