• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Gelar Upgrading, PAC IPNU IPPNU Kota Jepara Diminta Pelajari Topografi Wilayah

    Kamis, 27 Agustus 2020, 6:59:00 AM WIB Last Updated 2020-08-26T23:59:47Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Jepara, biliksantri.com - Letak geografis wilayah ternyata tak menghalangi perkembangan suatu program atau sejenisnya. Semua masalah bisa dicarikan solusinya dengan niat dan kemauan yang keras.

    Hal itu disampaikan oleh Zakaria Ansori, saat menjadi pemateri pada acara up-grading bagi pengurus baru PAC IPNU IPPNU Kota Jepara di Kantor MWC NU Jepara pada Ahad (23/08/2020).

    Ia menyebutkan beberapa materi yang perlu didalami dalam Up-grading ini. Mulai dari analisa diri, analisa mandat, analisa wilayah, analisa jaringan, analisa SWOT, analisa sosial sampai job-description pengurus harian maupun pengurus pleno.
    .
    "Model seperti ini sudah saya terapkan di PAC IPNU-IPPNU Tahunan, Alhamdulillah sekarang dari 15 desa di Tahunan sudah ada 17 pimpinan ranting, karena Desa Kecapi dibentuk 3 PR sesuai jumlah PR NU," ujar Zakariya.
    .
    Zakariya menyadari bahwa kondisi objektif di kota berbeda dengan Tahunan. Ia lantas memberikan gambaran objektif kewilayahan yang hampir sama dengan Tahunan,  walaupun ada perbedaan tata pemerintahan di desa dan kelurahan di Jepara Kota.

    Zakariya mencoba membandingkan dengan kondisi alam dan topografi di PAC Keling, mulai dari lereng gunung, perbukitan dan pesisir pantai. Mereka bisa membentuk 18 ranting dari 12 desa. Tentu saja ini bukan seperti membalikkan telapak tangan.

    "Perlu konsistensi dan komitmen yang kuat terutama dari figur ketua," terangnya.

    Sementara itu, Ketua PAC IPNU Kecamatan Jepara Kota, M. Danil Afkar mengatakan bahwa Up-grading diikuti oleh 28 orang pengurus untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan berorganisasi bagi pengurus baru.

    Lebih lanjut Danil mengatakan pentingnya berorganisasi bagi pelajar NU agar tidak terbawa arus dan tetap memegang teguh ajarah ahlisunnah wal jamaah an nahdliyyah.

    "Kami harap rekan rekanita dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai," tuturnya.

    (Zak/Lim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya