• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Rabu Pungkasan, Warga di Himbau Agar Tidak Khawatir

    Rabu, 14 Oktober 2020, 5:38:00 AM WIB Last Updated 2020-10-13T22:38:25Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini
     

    Jepara, biliksantri.com - Dalam kalender Hijriyah, sebagian kaum muslim Indonesia mempercayai hari Rabu terakhir bulan Shafar adalah hari diturunkannya berbagai macam balak. Namun dalam hal ini, kita dihimbau untuk tidak khawatir dan terlalu mempercayai akan hal itu. Lebih baik berdoa dan  berprasangka baik agar selamat dan tidak akan terjadi apapun. Hal ini diungkapkan oleh Muhibi saat mengisi mauidhoh khasanah di rumah Surikhan Desa Singorojo pada Kamis, (08/10/2020) kemarin.


    Dalam kegiatan yasinan yang di gelar rutin setiap malam jumat pon itu, Muhibi mengingatkan hari rabu terakhir bulan shafar atau dikenal dengan Rabu Pungkasan atau Rabu Wekasan jatuh pada Rabu Legi 14 Oktober 2020 M bertepatan dengan 26 Shafar 1442 H. Rabu Pungkasan adalah rabu yang terakhir di bulan shafar sebelum memasuki bulan Mulud atau Rabi'ul Awwal

    "Perbanyak Istighfar dan doa, Jangan meyakini rabu pungkasan sebagai hari angker," pungkasnya

    Lanjut Muhibi mengatakan bahwa kita tidak perlu menghentikan berbagai aktifitas sehari-hari dan tetap menjalankan aktifitas seperti biasanya. Hal ini dikatakan karena berdasarkan tinjauan sanad hadis yang menerangkan rabu pungkasan itu adalah Hadis Dhoif pada tingkatakan matruk.

    "Ada kemungkinan seseorang jatuh pada thiyaroh atau merasa sial dengan hari tersebut, padahal thiyaroh merupakan bagian dari kesyirikan," tambahnya.

    Ada yang mengatakan di hari rabu pungkasan di turunkan balak sebanyak 320.000 ribu balak/musibah baik kecil maupun besar. Ada pula yang berpendapat 360.000 ribu dan ada juga yang mengatakan 820.000 ribu.

    Menurutnya, hari rabu justru sebenarnya adalah hari yang baik. Sebab pada hari rabu Tuhan menciptakan cahaya dan hari itu pula merupakan hari sial bagi orang kafir.

    "Rabu justru hari yang baik bagi orang muslim dan sekaligus menjadi hari sial bagi orang kafir," katanya

    Terakhir ia menambahkan agar kita memperbanyak Istighfar karena dengan Istighfar dapat mengatasi rupeknya pikiran. Nabi Muhammad SAW dalam sehari selalu mengucapkan 100 kali Istighfar

    "Satu kali lantunan Istighfar akan menjadi cahaya di langit," jelasnya

    Selain itu, perintah shalat sunnah mutlak boleh dilaksanakan dan boleh tidak di laksanakan dengan niat meminta perlindungan kepada Allah SWT agar dijauhkan dari malapetaka. Shodaqoh juga sangat disarankan karena diantara keutamaan shodaqoh mampu menolak balak atau musibah.

    "Tetap, sebagai orang muslim tidak boleh meyakini jika di hari rabu pungkasan adalah hari angker," tutupnya.

    (If/Lim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya