• Jelajahi

    Copyright © Bilik Santri
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Ketua PCNU Jepara: Jangan Sinis dengan Orang yang Tidak Beribadah

    Selasa, 03 November 2020, 12:47:00 AM WIB Last Updated 2020-11-02T17:47:38Z
    masukkan script iklan disini
    masukkan script iklan disini

    Dari kiri H. Ronzikin (Ketua MWC NU Mayong), Hartoyo (Kepala Desa Bungu) dan KH. Hayatun Nufus (Ketua PCNU Jepara). Foto: Salim

     

    Jepara, biliksantri.com - Ketua Tanfidziyah PCNU Jepara, KH. Hayatun Nufus menghimbau warga NU terutama pengurus NU agar tidak sinis terhadap orang yang tidak beribadah. Ia menegaskan salah satu tugas NU itu membuat orang yang belum baik menjadi baik.

    Hal itu disampaikannya dalam acara selapanan Senin Pahing munadaroh dan Bahsul Masa'il MWC NU Mayong dan Nalumsari di Masjid al-Ma'ruf Desa Bungu Mayong Jepara pada Senin (2/11/2020).

    Mbah Yatun (sapaan KH. Hayatun Nufus), menginstruksikan seluruh ranting NU Jepara itu sebagai ujung tombak desa. Oleh karena itu, pengurus NU harus tahu bagaimana caranya agar masyarakat itu senang dengan NU. Sifat lemah lembut inilah salah cara yang bisa dikembangkan.

    "Kalau tidak cocok, umat akan menjauhi kita," ungkapnya.

    Mbah Yatun mengajak semua pengurus NU agar menyelamatkan umat yang berada dimana-mana. Meski orang itu berada di tempat nongkrong, di jalan atau sejenisnya. NU harus cerdas menghadapi zaman sekarang. 

     

    Pengajian Kitab oleh KH. Mahrus Aly


    Menanggapi Bahsul Masa'il yang berjalan ke sekian kalinya, Mbah Yatun berujar bahwa kegiatan ini sebagai jalan umat Islam untuk memahami hukum. Tujuannya agar masyarakat memiliki koridor-koridor hukum yang sesuai relnya.

    "Biar tidak kesasar karena punya landasan hukum," katanya.

    Sementara itu, Ketua Tanfidziyah MWC NU Mayong, H. Rozikin bersyukur kegiatan selapanan ini bisa berjalan di Desa Bungu. Hal ini karena Bungu beberapa kali ditawari sebagai tuan rumah dan baru kali ini bersedia.  Menurutnya inilah momentum kita mengenalkan kegiatan NU di sekitar masyarakat Bungu.

    Kepala Desa Bungu, Hartoyo menyampaikan terimakasih kepada seluruh tamu undangan yang berkenan hadir di Desa Bungu. Ia menyebutkan bahwa di Bungu perkembangan agama Islam cukup siginifikan. Seluruh warganya mengamalkan apa yang menjadi amaliah nahdiyyah.

    "Kami juga mendukung kegiatan keagamaan di daerah masing-masing seperti di masjid dan pondok," pungkasnya.

    Acara munadoroh dihadiri perwakilan pengurus NU se-Kecamatan Mayong dan Nalumsari. Pembacaan kitab kuning dipimpin oleh KH. Mahrus Aly dan disimak oleh jamaah warga sekitar.

    (Lim)

    Komentar

    Tampilkan

    Terkini lainya