Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Adab Makan dan Minum Serta Bahayanya dalam Hidup

 


Jepara,biliksantri.com – Makan dan minum adalah kebutuhan manusia hidup. Namun, sebagai umat Islam, ada beberapa adab yang harus diperhatikan. Jangan terlalu memaksa untuk menghadirkan lauk-pauk dan menghina makanan walaupun makanan tersebut tidak berkualitas. Jangan kita jadikan makanan-makanan yang lezat sebagai tujuan untuk mengumbar syahwat. Bila tujuan kita seperti ini, berarti kita termasuk golongan yang disebutkan dalam hadits Nabi Muhammad SAW:

“Sejelek-jelek ummatku adalah mereka yang memakan makanan yang lezat –lezat (saja) dan tubuh mereka menjadi tambah (gemuk). Dan cita-cita hidup mereka hanyalah aneka makanan, aneka pakaian, dan senang berbicara panjang lebar (yang tidak ada manfaatnya).”

Berkata Sayyidina Ali bin Abi Tholib kwh: “Siapa yang tujuang hidupnya hanya memasukkan sesuatu ke perutnya, maka harga diri dan kehormatannya seperti barang yang keluar daripadanya (perutnya).”

Berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk tidak memasukkan sesuatu ke perut kita, kecuali yang halal. Barangsiapa makan barang halal selama 40 hari berturut-turut, hatinya menjadi bersinar dari lisannya keluar kata-kata hikmah. Allah akan memberi kemuliaan kepadanya dengan zuhud terhadap dunia dan hatinya senantiasa berhubungan dengan Allah secara harmonis. Sebaliknya, orang yang selalu makan barang haram atau syubhat, hatinya menjadi gelap gulita, perkataannya tak berfaedah dan hubungannya dengan Allah selalu mengalami hambatan.

Hati-hati dan janganlah kita makan hingga kekenyangan meskipun makanan itu berasal dari sesuatu yang halal, karena kekenyangan adalah penyebab awal kejahatan. Makan sampai kekenyangan juga menimbulkan kerasnya hati, rusaknya kecerdasan, kacaunya pikiran, serta malas dalam beribadah dan lain sebagainya.

Makan dengan sederhana itu ialah berhenti makan ketika kita masih menginginkannya dan tidak akan kecuali dengan nafsu makan yang benar. Nafsu makan yang benar itu tandanya bila kita menginginkan makanan apa saja.

Bila kita minum, hisaplah dan jangan minum sekali teguk. Minumlah dengan tiga kali nafas, jangan bernafas pada tempat minum atau minum pada tempat yang retak, hindari minum sambil berdiri dan minum dari mulut timba. Jika tidak ada tempat yang patut digunakan untuk minum, seperti cangkir, gelas, dan lain-lain, maka gunakanlah kedua tangan kita sebagai tempat minum. Setelah minum, bacalah doa:

الحمد لله الذي جعله عذبا فراتا برحمتك ولم يجعله ملحا أجاجا بذنوبنا


“Segala puji bagi Allah, yang telah menjadikan air ini tawar dengan rahmat-Nya dan tidak menjadikan air ini asin dan payau lantaran dosa-dosa kami.”

Redaksi

Posting Komentar untuk " Adab Makan dan Minum Serta Bahayanya dalam Hidup"

Berlangganan via Email