Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puisi-Puisi Djemari Pensil: Selembana

djemari-pensil-selembana
Ilustrasi Selembana (Doc. Djemari Pensil


SELEMBANA

Oleh: Djemari Pensil


Dipaksa melepas yang pernah hampir digenggam

Dipaksa berpisah yang pernah hampir menjadi romansa kisah 

Dipaksa menjauh yang pernah hampir berlabuh

Masih kembali terombang-ambing

Akankah terdampar di tempat yang sunyi ataukah bising

Tapi, bisakah selamanya tinggal dan tidak sekedar singgah sebentar?



djemari-pensil-kita-sudah-hening
Ilustrasi Puisi K ita Sudah Hening (Doc. Djemari Pensil)


KITA SUDAH HENING

Oleh: Djemari Pensil


Tentang waktu, aku pernah setersenyum itu

Sebahagia melontarkan kata rindu

Sebahagia ketika kau membalas dengan rindumu yang menderu

Sebahagia ketika langkahmu menujuku


Tentang waktu, aku sering kalah

Putaran demi putaran yang kerap membuatku lelah

Terkadang ada hal-hal dalam putaran itu memaksaku untuk menyerah

Mengingatkanku agar luka tak semakin parah


Darimu, aku mengenal cinta

Darimu, aku mengenal luka

Luka yang menjadikanku semakin dewasa

Dan kita telah berubah menjadi hening, berjalan ke arah tujuan masing-masing

Djemari Pensil, 2020



Djemari Pensil, karya lainnya dapat ditemukan di instagram @djemaripensil

Posting Komentar untuk " Puisi-Puisi Djemari Pensil: Selembana"

Berlangganan via Email