Perkuat Moderasi Beragama, KKN MB 055 UIN Sunan Kudus Lakukan Kunjungan ke GITJ Bulungcangkring
![]() |
Foto bersama KKN MB 055 UIN Sunan Kudus dan Pengurus Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Desa Bulungcangkring (Dok. Panitia) |
Kudus, Biliksantri.com – Dalam rangka memperkuat nilai moderasi beragama di tengah masyarakat, Tim KKN MB 055 UIN Sunan Kudus menggelar kunjungan ke Gereja Injili di Tanah Jawa (GITJ) Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, tepatnya yang berada di Dukuh Pecinan pada . Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun sinergi lintas agama dan mempererat hubungan sosial antarumat beragama.
Koordinasi Desa, Aris Saputra menjelaskan bahwa kunjungan ini sebagai wujud dan praktik penguatan moderasi beragama di masyarakat secara nyata.
“Kami belajar banyak dari masyarakat Desa Bulungcangkring yang mampu menjaga toleransi. Kunjungan ini diharapkan menjadi wujud nyata penguatan moderasi beragama, bukan hanya sebatas konsep, tetapi juga praktik di lapangan,” jelas Aris.
Lanjut Aris mengatakan, melalui sinergi itu diharapkan moderasi beragama tidak hanya menjadi jargon, tetapi tumbuh sebagai budaya yang mengakar di masyarakat.
"Semoga Desa Bulungcangkring dengan keberagaman warganya menjadi contoh nyata bahwa toleransi dapat dijaga melalui komunikasi, silaturahmi, dan kolaborasi antarumat beragama," harapnya.
Ketua Majelis Gereja, Tabita Suharmi menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang menjadikan tempat ibadah mereka sebagai ruang belajar bersama.
"Terimakasih telah berkunjung disini dan menjadikan gereja ini sebagai tempat belajar dan berbagi pengalaman," katanya.
Kunjungan ini disambut hangat oleh pihak gereja Pandeta Abgrit Hendra Sofianti, S.Th., Bapak Totok Haryanto, S.Pd. dan warga setempat. Dalam kunjungan ini kedua belah pihak saling berdialog yang dan saling berbagi pandangan mengenai pentingnya hidup berdampingan dengan rukun, saling menghargai, serta menjaga keharmonisan sosial di tengah keberagaman.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman terkait praktik moderasi beragama yang sudah berjalan di lingkungan desa, khususnya di Dukuh Pecinan yang dikenal dengan keragamannya.
(Alf/If)
✨😍
BalasHapus