Kirab Santri PP Kyai Galang Sewu 2026 Gemakan Pelestarian Budaya Nusantara Lewat Kostum Adat
Semarang, Biliksantri_ Kirab Santri dalam rangka rangkaian Haul Pondok Pesantren Kyai Galang Sewu Tahun 2026 berlangsung meriah pada Jumat (23/1). Kegiatan yang digelar di sepanjang Jalan Jurang Blimbing, Tembalang, tersebut diikuti oleh berbagai elemen santri, masyarakat, organisasi, termasuk partisipasi aktif dari TPQ Kyai Galang Sewu (TPQ KGS).
TPQ Kyai Galang Sewu turut berpartisipasi dengan menampilkan maskot dan kostum kreatif bertema flora-fauna, dan tidak lupa pakaian adat dari berbagai provinsi di Indonesia sebagai edukasi memperkenalkan kebudayaan Indonesia. Penampilan kostum tersebut menjadi daya tarik tersendiri dalam barisan kirab santri dan mendapat perhatian masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut.
Ketua TPQ Kyai Galang Sewu Kang Muhammad Luthfi Izzulhaq menyampaikan bahwa keterlibatan TPQ KGS dalam kirab santri merupakan bentuk komitmen konsistensi partisipasi dalam rangkaian kegiatan haul.
“Setelah event KGS Fun Walk dalam opening ceremony haul pada 25 Oktober 2025, TPQ Kyai Galang Sewu kembali berpartisipasi dalam kirab santri pada 23 Januari 2026. Dalam event kali ini TPQ Kyai Galang Sewu menampilkan maskot atau kostum pakaian adat provinsi Indonesia yang disesuaikan,” ujarnya.
Lebih lanjut Kang Izzul juga menambahkan bahwa kirab santri kali ini juga kembali menghadirkan kolaborasi antar-TPQ. TPQ Kyai Galang Sewu berkolaborasi dengan TPQ Al-Musyarofah yang diperkirakan diikuti sekitar 50 santri.
“Kirab santri ini kembali berkolaborasi dengan TPQ Musyarofah, diperkirakan diikuti 50 santri TPQ Musyarofah. Dengan bentuk partisipasi ini, kirab santri semakin meriah, memukul gendang keramaian pada masyarakat umum, dan harapannya bisa terus kolaborasi pada event-event selanjutnya,” lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama kira santri turut menghadirkan pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang yang diwakili oleh Anggota DPRD Kota Semarang, Bapak H. Syaiful Bakhri, S.Sos.I. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi pesantren dalam menjaga warisan leluhur.
"Kami ucapkan terima kasih sekaligus bangga dengan KGS yang terus menjaga tradisi budaya. Kirab Santri ini adalah bentuk kegiatan kebudayaan yang perlu terus dilestarikan dan dilanjutkan karena mengandung nilai-nilai tradisi dan religius yang sangat kuat," ujarnya.
Beliau juga menambahkan bahwa kegiatan ini adalah sebagai upaya para santri untuk menjaga dan menyambung sanad spiritual. "Ini adalah cara kita ngalap berkah dari Mbah Galang Sewu dan Pangeran Diponegoro. Semangat perjuangan mereka harus tetap mengalir dalam jati diri santri," tegasnya.
Kirab santri menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian Haul PP Kyai Galang Sewu yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana syiar Islam, tetapi juga ruang edukasi budaya, penguatan kebersamaan, serta pelestarian tradisi di tengah masyarakat yang lupa akan budayanya sendiri.
Tuhfatul 'Ainiyah


Posting Komentar untuk "Kirab Santri PP Kyai Galang Sewu 2026 Gemakan Pelestarian Budaya Nusantara Lewat Kostum Adat"